Mengenal Bisnis MLM Dengan Keuntungan Jangka Panjang
Blog

Mengenal Bisnis MLM Dengan Keuntungan Jangka Panjang

Pasti sebagian besar dari kita tidak paham dan masih asing dengan bisnis MLM. Berbagai kasus yang menjerat bisnis satu ini berdampak pada pandangan buruk dari masyarakat terhadap bisnis MLM. Masyarakat seakan menolak akan hadirnya bisnis yang memiliki keuntungan jangka panjang ini. Padahal banyak sekali bisnis MLM berbasis syariah dengan sistem kerja MLM yang transparan dan terpercaya dengan menjual berbagai produk yang bermanfaat.

Apa itu MLM 

MLM adalah bisnis yang menerapkan teknik pemasaran berjenjang dimana para tenaga penjual atau sales tak hanya mendapatkan keuntungan dari hasil berjualan produk tapi juga keuntungan dari sales lain yang mana merupakan sales yang direkrut atau juga disebut dengan downline. Semakin banyak sales yang direkrut maka semakin besar juga keuntungan yang diperoleh.

Beberapa ahli mengemukakan definisi dari MLM adalah bisnis yang mengusung metode menjual barang secara langsung kepada para konsumen melalui pengembangan networking oleh para distributor yang dibangun secara permanen dengan sekaligus melibatkan pelanggan perusahaan sebagai tenaga pemasaran atau sales.

Bisa juga diartikan MLM merupakan bisnis dengan menjual dan menawarkan langsung suatu produk baik produk barang atau jasa kepada konsumen dengan tujuan membuat biaya ditribusi dari produk yang dijual sangat minim bahkan sampai ketitik nol biaya yang berarti bisnis ini tidak membutuhkan biaya distribusi.

Istilah lain dari MLM adalah penjualan piramida, pemasaran jaringan dan pemesanan berantai. Dimana anggota dari MLM disebut dengan distributor dengan menjual berbagai jenis produk mulai produk kecantikan atau kosmetik dan herbal. Tujuan dari rekrut tenaga penjual ini untuk memperluas dan membesarkan jaringan pasar atau pelanggan.

Sistem Kerja MLM

Sama seperti jenis bisnis pada perusahaan umumnya, bisnis Multi Level Marketing juga memiliki sistem kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan yang harus dipatuhi oleh para  anggota. Kerja MLM memiliki sistem sebagai berikut,

Pertama, pihak dari perusahaan MLM akan melakukan penjaringan konsumen untuk dijadikan sebagai anggota atau member dengan mengharuskan membeli paket produk perusahaan dengan harga yang telah ditentukan. Dengan pembelian produk yang dijual, para konsumen akan diberikan sebuah formulir keanggotaan atau member dari perusahaan.

Setelah resmi menjadi anggota, selanjutnya downline bertugas untuk mencari anggota baru dengan cara yang sama, dengan membeli produk dan mengisi formulir. Semakin anggota bisa menggaet banyak member, maka dia bisa memperoleh bonus yang banyak juga dari perusahaan. Sistem  kerja MLM tersebut akan berulang terus menerus sampai perusahan mencapai target dan memiliki banyak anggota yang direkrut.

Jenis-jenis MLM

Walau memiliki pengertian sebagai bisnis yang berantai, tapi bisnis MLM memiliki berbagai macam jenisnya dan tentunya cara kerja yang diterapkan juga berbeda disetiap jenisnya. Jenis yang ada diantaranya:

  • MLM Sistem Binary Plan : Merupakan penerapan pengembangan networking  yang lebih mengutamakan keseimbangan networking. Semakin seimbang networking yang dibangun maka semakin besar pula omset yang diperoleh dan semakin banyak komisi yang didapat. Sistem jenis ini akan membuat bisnis MLM relatif lebih cepat dalam perkembangannya.
  • MLM Sistem matrik : Perusahaan ini menggunakan konsep kerja MLM dengan pengembangan jaringan yang memfokuskan hanya pada frontline saja dan begitu seterusnya.
  • MLM Sistem breakway : Sistem ini lebih mementingkan pengembangan jaringan pada kelebarannya. Semakin banyak frontline maka semakin besar komisi yang diperoleh. Dalam sistem ini terdapat kelemahan dimana para agen harus mengurus semuanya sendiri dan memungkinkan downline melebihi uplinenya. Pada masa awal bergabung, para mitra atau anggota akan memperoleh komisi yang relatif lebih kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *